Jumaat, 22 November 2013

10 Manfaat Buah Delima

10 Manfaat Buah Delima

TEMPO/ Robin Ong


Delima bak buah legenda. Disebut dalam banyak hikayat, buah ini ternyata sarat dengan manfaat. Selain menawarkan kesegaran rasa, delima juga menawarkan banyak manfaat.

Dalam banyak hikayat, delima disebut sebagai buah 'panjang umur'. Kajian ilmiah membuktikan, delima memang sarat antioksidan yang efektif mencegah penuaan dini. Jus buah delima ada pada skala 2.860 jumlah radikal bebas yang diserap per 100 gram.

Delima juga telah terbukti bermanfaat untuk mengatasi osteoartritis kerana mengandung fitonutrien dan polifenol.

Berikut manfaat lain delima berdasar banyak kajian:

1. Melindungi hati dan ginjal

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak delima mencegah kerusakan ginjal dan melindungi ginjal dari racun berbahaya. Selain itu, delima juga melindungi hati dan membantu untuk meregenerasi hati yang mengalami kerusakan.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Delima dan jus delima meningkatkan kekebalan tubuh. Delima diketahui sarat dengan vitamin C.

3. Antialergi

Delima kaya akan polifenol dosis tinggi yang telah terbukti mengurangi proses biokimia yang terkait dengan alergi.

4. Mencegah penyakit jantung

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah menunjukkan bahwa delima meningkatkan kemampuan tubuh untuk mensintesis kolesterol dan menghancurkan radikal bebas dalam sistem vaskular.

5. Mencegah kanser

Penelitian di salah satu universiti menunjukkan bahwa jus buah delima dan ekstrak delima dapat menyebabkan kematian sel kaner. Delima juga dapat mencegah kanser payudara dan penurunan perkembangan kedua jenis kanser kulit, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.

6. Melindungi DNA

Fitonutrien dan antioksidan dalam buah delima berinteraksi dengan materi genetik tubuh untuk melindunginya.

7. Menormalkan tekanan darah

Penelitian awal yang diterbitkan dalam satu jurnal menemukan bahwa ekstrak buah delima dapat membantu mencegah tekanan darah meningkat berkait dengan makan makanan yang tinggi lemak.

8. Mengatur sindrom metabolik

Penelitian yang dipublikasikan dalam satu jurnal menunjukkan bahwa delima membantu mengatur gula darah, meningkatkan sensitivitas terhadap insulin, mampu melawan peradangan, dan meningkatkan berbagai faktor lain yang terlibat dalam sindrom metabolis yang kerap dikaitkan dengan obesitas dan pemicu diabetes. Kerana efek ini, delima dapat membantu penurunan berat badan.

9. Melindungi dari infeksi

Penelitian terbaru yang diterbitkan menemukan bahwa ekstrak buah delima meningkatkan efektivitas obat yang digunakan terhadap tumbuhan gram negatif yang selama ini dikenal resisten terhadap obat.

10. Melindungi dari penyakit Alzheimer

Buah ini boleh mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit yang umumnya terkait usia. Dalam satu penelitian, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit ini dan diberi ekstrak delima menunjukkan pengurangan akumulasi plak pada amyloidal yang terkait penyakit ini.

Khamis, 14 November 2013

Khasiat dan Manfaat Bawang Putih Untuk Tubuh Kita


Khasiat Bawang Putih Untuk Tubuh Kita - Bawang putih pasti setiap orang mengenalnya, dimana kita biasanya menemukan bawang putih untuk bahan dasar dalam memasak. Bawang putih sendiri memiliki bau yang cukup menyengat, dari situ mungkin muncul dimana jika seseorang mengkonsumsi bawang putih secara berlebihan maka akan berdampak pada bau badan yang tidak sedap.
Tapi siapa sangka dibalik mitos tersebut bahwa beberapa kandungan yang ada di dalam bawang putih memberikan khasiat bawang putih yang cukup baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Kandungan apa saja yang ada pada bawang putih tersebut? Tentu sangat banyak kandungan gizi yang dimiliki oleh bawang putih, seperti karbohidrat, gula, energi, protein, lemak, beta-karoten, niacin, thiamine, riboflavin, kalsium, vitamin C, zat besi, kalium dan masih banyak lagi kandungan yang lainnya.

Semua kandungan tersebut menyimpan khasiat bawang putih yang cukup baik, apa saja? Langsung kita akan ulas dibawah ini mengenai khasiat bawang putih untuk semua pembaca.

Khasiat Bawang Putih Untuk Tubuh Kita

1. Antioksidan yang terkandung dalam bawang putih ternyata memberikan khasiat untuk membantu mencegah penyakit kanker. Dan jika para pembaca merupakan seorang perokok berat maka boleh mengunyah bawang putih mentah agar dapat melindungi tubuh dari serangan penyakit terutama kancer.

2. Dalam obat jerawat di apotek, bawang putih memang tidak ditemukan sebagai bahan utama. Namun, ternyata khasiat bawang juga bisa sebagai obat alami yang dapat mengusir noda karena bawang putih mengandung antioksidan yang bisa membunuh bakteri. Caranya, kita hanya cukup menggosokan satu irisan bawang putih pada jerawat yang ada pada wajah secara perlahan.

3. Bawang putih memang terbukti memiliki khasiat sebagai anti radang. Selain itu, khasiat bawang putih juga mampu mengurangi terjangkitnya penyakit kulit. Caranya hanya dengan cukup mengolesi sedikit minyak bawang putih di area yang terinfeksi agar hasilnya kulit semakin lebih halus.

4. Bawang putih menyimpan kandungan antioksidan yang cukup baik, sehingga dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Seperti halnya khasiat bawang putih yang dapat mencegah dan mengatasi penyakit flu. Caranya jika flu menghampiri, masukan irisan cincang halus bawang putih dalam air panas dalam waktu beberapa dan kemudian saring. Setelah itu baru teh bawang putih pun siap untuk diminum, dan untuk menambah rasa maka bisa ditambahkan sedikit madu atau jahe.

5. Bawang putih memang memiliki antioksidan yang cukup baik sehingga dapat mampu untuk membantu mengusir racun yang ada pada tubuh kita. Selain itu khasiat bawang putih juga dapat membantu memperlembat penuaan dini. Bawang putih juga dapat menjadi obat pertolongan pertama pada seseorang yang mengalami keracunan oleh merkuri dan arsenik.

6. Berdasarkan pada situs ECOSALON, bawang putih memiliki kandungan suplemen yang dapat membantu proses penyembuhan pada masalah sariawan. Hal tersebut karena bawang putih memiliki sifat alami anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan juga pembengkakan.

7. Dengan mengunyah bawang putih juga dapat memberikan khasiat bawang putih yang baik untuk memperlancar peredaran darah dan juga membuka pembuluh darah yang tersumbat.

8. Bawang putih memiliki sifat anti jamur, dengan hal tersebut maka bawang putih menjadi obat yang cukup baik bagi para atlet agar dapat menghilangkan rasa gatal di kaki. Caranya cukup rendam kaki dalam bak yang berisi air hangat dan disertai dengan cincangan bawang putih.

9. Dengan kandungan allicin yang tinggi, suatu senyawa yang mirip dengan senyawa belerang dan dapat ditemukan pada bawang merah juga. Dengan hal tersebut maka khasiat bawang putih juga sangat efektif untuk mengatasi masalah kerontokan pada rambut. Caranya, hanya cukup gosokan irisan siung bawang putih pada kulit kepala lalu kemudian pijat-pijat agar mendapatkan hasil yang cukup maksimal. Bawang putih juga bisa ditambahkan dengan mintak lalu bisa dipijatkan di kepala.

Khasiat bawang putih yang diatas hanya beberapa saja yang kami dapat dari beberapa sumber. Jika kita mempelajarinya lebih lanjut atau mungkin mendalaminya, mungkin saja khasiat bawang putih yang lainnya akan bisa kita temukan.

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai khasiat bawang putih yang cukup baik untuk kesehatan tubuh kita. Semoga saja ulasan mengenai khasaiat bawang putih ini dapat bermanfaat untuk semua pembacanya dan terima kasih telah membaca ulasan mengenai khasiat bawang putih.

Sabtu, 9 November 2013

Inovasi Tempe MARDI

TEMPEH KACANG HIJAU


TEMPE merupakan antara makanan popular di kalangan orang Melayu terutamanya etnik Jawa.
Rata-rata tempe yang terdapat dipasaran dihasilkan daripada kacang soya yang diperam (fermentasi) sehingga terbentuknya produk makanan tersebut.

Di Indonesia, tempe boleh dikatakan antara makanan wajib bagi penduduknya, malah dijadikan sebagai makanan ruji.

Produk makanan tersebut diambil oleh sebahagian besar penduduk Indonesia sebagai pengganti kepada sumber protein yang diperolehi daripada daging dan ikan.

Oleh kerana tempe mudah untuk dihasilkan selain boleh dimasak dengan pelbagai resipi, makanan tradisi tersebut terus menjadi pilihan sebahagian besar masyarakat Melayu.

Menurut penyelidik Institut Penyelidikan dan Kemajuan Pertanian (MARDI), Dr. Kamariah Long, tempe kacang soya memiliki pelbagai kelebihan serta khasiat buat penggemar makanan tersebut, namun untuk mempelbagaikan produk berasaskan tempe agak sukar dilakukan.

Beliau menyedari jika tempe tidak dipelbagaikan menerusi penghasilan produk sampingan dan hiliran, makanan tersebut tidak akan ke mana dan tidak dapat dikembangkan sehingga ke peringkat antarabangsa.

“Sebagai penggemar tempe, saya merasakan sudah sampai masanya makanan tersebut dipelbagaikan selain hanya dimakan begitu sahaja.

“Jika tempe boleh dipelbagaikan penggunaannya, bukan sahaja penguna malah sepanjang rantaian bermula daripada pengeluar, penjual dan pengguna akan menikmati manfaatnya,” katanya ketika ditemui di pejabatnya di MARDI, Serdang, Selangor baru-baru ini.

Jelas Dr. Kamariah yang juga Penolong Pengarah Program Bio-pemperosesan, Pusat Penyelidikan Bioteknologi MARDI, menyedari potensi tempe untuk diketengahkan sebagai produk makanan amat luas beliau telah membangunkan teknologi baharu untuk tujuan tersebut.

Lebih menarik, Dr. Kamariah tidak menggunakan kacang soya sebagai bahan utama pembuatan tempe baharu tersebut sebaliknya menggunakan kacang hijau.

Antara alasan Dr. Kamariah tempe kacang soya sudah dikenali ramai selain sukar untuk mempatenkan produk-produk sampingan baharu daripada tempe kacang soya sedia ada.

“Oleh yang demikian, saya menukar daripada menggunakan kacang soya kepada kacang hijau agar tiada siapa yang akan mengatakan saya ‘ciplak’ idea orang lain.

“Kita semua tahu, tempe kacang soya sinonim dengan Indonesia, malah menjadi sebahagian daripada kebudayaan mereka, jadi sebarang pembangunan serta penyelidikan ke atas produk ini akan menyebabkan kita menghadapi kesukaran untuk mempatenkannya,” katanya.

Pemilihan kacang hijau dilakukan selepas beberapa ujian dan penyelidikan dilakukan mendapati kacang tersebut sesuai untuk dijadikan tempe.

Selain itu, penggunaan kacang hijau sebagai pengganti kacang soya juga mampu meningkatkan khasiat selain menjadikan tempe tersebut lebih sedap serta berbau wangi.

Generasi baru tempe yang dikenali sebagai MyG-Mung Bean dikatakan mengandungi asid GAMA (Gamma Aminobutyric Acid) yang tinggi di samping memiliki pelbagai kelebihan untuk kesihatan.

Pemeraman atau fermentasi tempe MyG-Mung Bean dilakukan menerusi proses inokulasi strain terpilih iaitu Rhizopus 5351 sebagai pengganti agen pemeraman sedia ada.

Penggunaan ‘strain’ khas bagi menggantikan agen pemeraman biasa itu dilakukan setelah kajian mendapati penggunaannya mampu meningkatkan kandungan antioksidan, memiliki ciri-ciri anti-diabetik, anti-pigmentasi, anti-stress dan juga bahan yang boleh melindungi hati.

Sebagai inovasi baharu, kajian menyeluruh turut dijalankan meliputi ujian kesihatan dan in-vitro terhadap tikus makmal terhadap produk-produk sampingan yang dihasilkan daripada tempe kacang hijau.

Malah, menerusi kajian in-vitro yang dijalanakan mendapati komposisi tempe kacang hijau yang terhasil mampu merangsang sistem penambahan sel imunisasi dan kesan sitotoksik terhadap sel kanser manusia.

Kajian selama tiga tahun tersebut dijalankan olehnya bersama beberapa lagi ahli kumpulan iaitu Dr. Koh Soo Peng, Anisah Jamaluddin, Ainaa Abdul Kahar, penyelidik Universiti Putra Malaysia (UPM), Profesor Madya Dr. Noorjahan Banu Alitheen, Dr. Yeap Swee Keong (UPM), Norlalily Mohd. Ali (pelajar master), Hamidah Mohd. Yusof (pelajar master) dan juga kakitangan beliau Beh Boon Kee turut mendapat kerjasama daripada pihak UPM.

Tambah Dr. Kamariah, kajian terhadap tempe versi baharu itu juga mendapati produk makanan tersebut mengandungi kandungan asid protocathechuic, asid vanilik, asid syringic yang mana lebih tinggi berbanding tempe kacang soya.

Penemuan tersebut menunjukkan produk daripada MyG-Mung Bean memiliki potensi untuk digunakan sebagai makanan tambahan bagi melindungi hati dan sebagai pencegahan awal kepada penyakit kanser.

Selain dimakan begitu sahaja, penyelidikan terhadap tempe itu juga membolehkan MARDI meneroka pelbagai potensi pembangunan produk berasaskan tempe kacang hijau kepada beberapa produk sampingan bagi menggantikan tempe kacang soya.

Dalam pada itu, tempe kacang hijau juga boleh diekstrak secara bioaktif kepada bentuk kapsul, serbuk untuk bancuhan minuman, agen anti-pigmentasi serta bahan berfungsi yang boleh ditambah ke dalam pelbagai jenis makanan.

Akses terhadap produk makanan yang kaya dengan nutrisi menjadi satu keperluan bagi manusia masa kini bagi melindungi keselamatan, kesihatan dan kesejahteraan.

Ujar Dr. Kamariah, makanan tambahan untuk kesihatan yang terdapat di pasaran masa kini amat mahal dan hanya mampu dibeli oleh mereka yang berkemampuan.

Namun, menerusi produk sampingan yang diekstrak daripada tempe kacang hijau dapat dimanfaatkan oleh hampir segenap lapisan masyarakat kerana produk tersebut dapat dihasilkan dengan kos yang rendah.

“Sebagai contoh warga emas yang kekurangan protein akibat kawalan pengambilan makanan seperti daging dan ikan bagi mengelakkan peningkatan kadar kolestrol dalam darah boleh mendapatkan ekstrak protein tempe kacang hijau.

“Ekstrak protein daripada tempe kacang hijau adalah lebih murah kosnya berbanding ekstrak protein yang dihasilkan menerusi kacang soya,” katanya.

Selain ekstrak, pengguna juga boleh menggantikan pengambilan daging dan ikan dengan menjadikan tempe kacang hijau sebagai hidangan utama setiap hari.

Pengambilan kacang hijau atau produk kekacang semata-mata di dalam kuantiti yang banyak bagi menggantikan sumber protein juga tidak digalakkan kerana amalan tersebut akan mengakibatkan kesan negatif seperti kembung perut (gluten) atau lebih mudah dikenali sebagai angin.

Untuk mengelakkannya, produk kekacang perlu diperam (contoh dijadikan tempe) terlebih dahulu sebelum dijadikan hidangan.

MyG-Mung Bean bukan sahaja merupakan makanan bernutrisi tinggi dan mudah untuk dibeli oleh rakyat biasa, malah kewujudan satu produk baharu tersebut boleh diketengahkan oleh pihak-pihak yang berminat di sektor pembuatan makanan.

Antaranya adalah seperti usahawan industri kecil sederhana (IKS) bagi menjana pendapatan, mewujudkan peluang pekerjaan dan peningkatan dari segi ekonomi.

Penghasilan tempe kacang hijau tidak melibatkan sebarang pembaziran kerana keseluruhan kacang (kecuali kulit) akan digunakan sepenuhnya menjadikannya lebih mesra alam dan berteraskan teknologi hijau kerana tiada bahan buangan industri.

Buat masa ini, produk MyG-Mung Bean masih belum dikomersialkan kerana masih tiada syarikat mahupun individu yang berminat untuk berbuat demikian.

Bagi mereka yang berminat untuk mengkomersialkan produk tersebut anda boleh menghubungi Dr. Kamariah di alamat email amai@mardi.gov.my.

Taman Dapur




Sebenarnya bukanlah susah hendak mewujudkan taman dapur atau taman boleh dimakan (edible garden). Maklumat mengenai taman dapur pun mudah dicari dan berlambak lambak dalam internet, bergantung kepada diri sama ada hendak atau tidak mengusahakannya.

Bersesuaian dengan panggilannya, taman ini mengandungi tumbuhan yang boleh dimakan seperti sayur-sayuran, ulam-ulaman dan pokok herba. Kebiasaannya, pokok yang ditanam adalah tumbuhan berjangka pendek, iaitu hidup dalam tempoh satu hingga enam bulan.

Untuk mendapatkan maklumat lebih lanjut mengenai taman dapur,  ikutilah temu bual berikut dengan Timbalan Pengarah Program Agronomi dan Sistem Pengeluaran, Pusat Penyelidikan Hortikultur MARDI Serdang, Dr. Zabedah Mahmood.

Apakah yang dimaksudkan dengan taman dapur?

Taman dapur merupakan pendekatan reka bentuk taman yang menggabungkan penggunaan pelbagai jenis tanaman edible seperti sayur-sayuran, rempah ratus, ulam-ulaman, herba dan buah-buahan, dengan tanaman hiasan atau bunga-bungaan.

Taman dapur edible dapat menyumbang kepada keperluan dapur, terutamanya untuk tujuan masakan dan makanan kepada keluarga serta dapat menjimatkan kos perbelanjaan. Di persekitaran rumah, taman dapur boleh dibina sama ada secara berasingan di satu sudut atau digabungkan dengan pelbagai jenis tanaman berbunga.

Bagaimanakah cara mewujudkan taman dapur?

Taman dapur yang menarik dan berfungsi mestilah direka bentuk dengan menggabungkan 70 peratus sayur-sayuran, ulam-ulaman, buah-buahan dan rempah ratus, yang mempunyai jangka hayat lama serta mudah diurus, seperti serai, daun kari, limau purut, cekur manis dan ulam-ulaman seperti tenggek burung dan gajus, dengan 30 peratus sayur sayuran yang dituai hanya sekali seperti sawi bayam dan salad.

Gubah kedudukan tumbuh-tumbuhan supaya serasi dengan ruang dan persekitaran halaman rumah. Jika ruang agak terhad, tanaman buah-buahan perlu dihadkan kepada pokok renek seperti betik, jambu batu atau pisang. Pisang merupakan tanaman popular kerana selain buah, daun pisang boleh diguna untuk membungkus pelbagai juadah seperti nasi lemak, ikan bakar dan pelbagai kuih muih.

Apakah baja sesuai digunakan untuk memastikan pokok sayur-sayuran yang ditanam subur? Adakah sisa dapur seperti kulit bawang, kulit kentang, perut ikan dan sebagainya, sesuai dijadikan baja?

Kedua-dua baja organik dan kimia sesuai digunakan untuk taman dapur. Bagaimanapun anda boleh membuat baja organik sendiri menggunakan sisa buangan dapur, sisa tanaman dan daun kering. Anda juga boleh menghasilkan ‘vermicompost’ atau kompos cacing daripada sisa buangan dapur. Cacing khas untuk menghasilkan kompos ini boleh dipelihara dalam bekas. Sisa buangan hijau seperti tangkai daun, kulit kentang, sisa serbuk teh, kulit buah-buahan atau lebihan buah-buahan, sesuai untuk makanan cacing bagi menghasilkan kompos cacing. Elakkan buangan berlemak kerana ia tidak sesuai untuk cacing. Selain dari kompos cacing, sisa dapur sepert kulit bawang dan perut ikan boleh digunakan untuk membuat kompos.

Bagaimanakah cara hendak menghapuskan serangga perosak di taman dapur seperti teritip, semut, siput babi dan banyak lagi?

Teritip boleh dikawal menggunakan minyak putih buatan sendiri. Kaedahnya seperti berikut:
  • Tuangkan satu cawan minyak masak dan beberapa titik sabun basuh dalam botol plastic 1 L
  • Tambahkan 2 cawan air dan goncang sampai sebati
  • Tuangkan 250 mL ke dalam bekas 9 L dan kacau
  • Semburkan pada atas dan bawah daun yang terkena serangan
Masalah semut pula boleh dikawal dengan cara menaburkan sedikit baking soda di sekeliling pokok; menabur campuran tepung gandum dan bedak bayi di sekeliling tanaman atau menyembur campuran satu bahagian air dan satu bahagian cuka pada pokok yang diserang.

Siput babi juga boleh dikawal tanpa menggunakan racun. Kaedah paling mudah ialah mengutip dan memasukkan siput babi ke dalam baldi yang mengandungi air garam atau air sabun. Pastikan anda kutip sebanyak mungkin siput dewasa sebelum siput itu bertelur. Elakkan menabur garam pada tanaman anda kerana ia boleh menjejas kesuburan tanah.

Adakah sebarang cara untuk mewujudkan racun serangga yang mesra alam supaya sayur-sayuran boleh dimakan tanpa ragu?

Racun mesra alam boleh dibeli di pasar raya atau dibuat sendiri. Kebanyakan racun seperti BT adalah spesifik pada serangga tertentu seperti ulat gulung daun dan perosak bunga (flower moth).

Untuk ulat pemakan daun, semburan bawang dan cili padi didapati berkesan. Kaedahnya agak mudah seperti berikut: Bahan-bahan seperti cili padi (15 biji), bawang besar (4 labu), bawang putih (2 labu) dikisar dengan 2 Liter air sabun.

Tapis dan masukkan air 500 mL dan boleh terus disembur pada tanaman.

Bahan untuk kompos

Tidak semua bahan buangan boleh dijadikan bahan untuk kompos. Bahan yang biasa digunakan adalah sisa buah-buahan dan sayuran, kulit telur, rumput atau pokok liar menjalar yang dicabut, daun-daun pokok , serdak kopi yang telah ditapis, uncang teh, jerami dan yang berkaitan.

Antara bahan buangan yang perlu dielakkan:
  • Rumput atau rumpai yang terkena racun rumpai
  • Tumbuhan beracun seperti Poison Ivy
  • Najis binatang peliharaan atau ternakan kerana ia mengandungi pathogen yang sukar diuraikan
  • Tulang kerana ia tidak boleh diuraikan
  • Semua jenis daging termasuk ikan dan ayam
  • Susu, keju dan hasil tenusu yang lain
(Sumber dipetik dari Anjung Seri)